Maba – Desa Wasileo Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, berhasil terpilih sebagai salah satu dari 65 calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahap I tahun 2025. Penetapan ini berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2025 tanggal 3 September 2025.
Program Kampung Nelayan Merah
Putih merupakan salah satu inisiatif unggulan Kementerian Kelautan dan
Perikanan (KKP) RI yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
nelayan. Program ini dirancang untuk mengembangkan kawasan pesisir menjadi
sentra perikanan terpadu yang dilengkapi dengan infrastruktur modern, fasilitas
produksi, dan sarana penunjang kualitas hidup.
Kepala Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Halmahera Timur, Hadijah Talib, melalui Kabid Perikanan
Tangkap, Mahuba Tuheteru, menjelaskan bahwa proses penetapan lokasi diawali
dengan pengajuan proposal dari koperasi di tingkat desa.
"Proses penetapan lokasi KNMP dimulai dengan pengajuan
proposal dari Koperasi Desa Merah Putih. Proposal ini diajukan kepada KKP RI
dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Halmahera Timur," jelas Kabid Mahuba.
Lebih lanjut dikatakan, pada
seleksi kali ini, terdapat dua desa yang mengajukan proposal, yaitu Desa
Wasileo dan Desa Patlean, keduanya berada di Kecamatan Maba Utara. Setelah
melalui proses seleksi yang ketat oleh tim dari KKP, Desa Wasileo dinyatakan
lolos dan ditetapkan sebagai Calon lokasi pembangunan KNMP TA 2025.
Skema pendanaan program ini
melibatkan alokasi anggaran sekitar Rp. 22 miliar per lokasi.. Dana tersebut
akan dialokasikan untuk pembangunan Infrastruktur Dasar dan Aksesibilitas,
Fasilitas Perikanan dan Penunjang Produksi, Fasilitas Pengelolaan dan
Pemasaran, Fasilitas Umum dan Penunjang Kualitas Hidup, serta Peralatan
Pendukung lainnya.
Terpilihnya Desa Wasileo
diharapkan lebih memajukan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Halmahera
Timur sesuai dengan semangat Program
Kampung Nelayan Merah Putih, membangun kemandirian dan kesejahteraan nelayan
dan pembudi daya ikan melalui transformasi sosial dan ekonomi, memperkuat
identitas kebangsaan, serta mengedepankan kolaborasi dan gotong royong khas
Indonesia. (dkp_admin)